Penuh Antusias Warga Binan Lapas Suliki, Belajar Iqro dan Al-Qur’an

Penuh Antusias Warga Binan Lapas Suliki, Belajar Iqro dan Al-Qur’an

Lima Puluh Kota- Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Suliki kembali melaksanakan kegiatan belajar Iqro dan mengaji bersama sebagai salah satu program Pembinaan Kepribadian yang di Inovasikan Sebagai Lapas Berbasis Pesantren diberikan secara khusus kepada Warga Binaan yang beragama Muslim, Selasa (2/05/2023).

Dalam kegiatan tersebut, Warga Binaan yang beragama Muslim turut berpartisipasi dalam pembelajaran Iqro dan mengaji bersama. Mereka belajar dengan semangat dan antusiasyang tinggi, sehingga suasana kegiatan berlangsung dengan penuh keakraban dan kebersamaan.

Mata Pelajaran Iqra’ dengan pengajar Tuningsih Penyuluh Agama Islam pada KUA Kecamatan Suliki, Dirinya sangat senang karena warga binaan lapas suliki sangat antusias dalam menerima pelajaran “Alhamdulillah sudah banyak perkembangan, pada pembelajaran Iqra’ ini dari yang awalnya tidak mengenal huruf sama sekali,sekarang sudah Iqra’ 3 dan dengan semangat mereka yang tinggi ada pula sudah bisa membaca Al-Qur’an”

Kepala Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Suliki, Kamesworo mengatakan kegiatan belajar Iqro dan mengaji bersama merupakan salah satu bentuk program Pembinaan Kepribadian yang di Inovasikan menjadi program Lapas Berbasis Pesantren yang bertujuan untuk meningkatkan keimanan dan ketaqwaan Warga Binaan. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan dapat memberikan motivasi dan semangat positif bagi Warga Binaan dapat merubah kepribadiannya menjadi lebih baik lagi.

“Kami berharap melalui kegiatan ini, Warga Binaan dapat belajar mengenal Allah SWT dan meningkatkan ketaqwaannya kepada-Nya. Kami juga berharap kegiatan ini dapat membantu Warga Binaan dalam proses pembinaan kepribadian dan meningkatkan kualitas hidup mereka setelah keluar dari Lapas nantinya,” terang Zulkifli.

Kegiatan belajar Iqro dan mengaji bersama ini merupakan salah satu contoh nyata dari upaya Lapas Kelas III Sukamara dalam melaksanakan program Pembinaan Kepribadian di bidang kerohanian. “Tentunya kita berharap kegiatan ini dapat selalu berjalan dengan baik dan Warga Binaan dapat memperoleh manfaat yang maksimal,” tutup Zulkifli.

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *